Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Harga Batu Bara Naik, Nikel Turun Capai 0,9 Persen



Pemayung.id -- Harga minyak mentah ditutup naik pada penutupan perdagangan Jumat (11-08-2023). Adapun penyebab Badan Energi Internasional memperkirakan rekor permintaan global dan pengetatan pasokan, mendorong harga ke kenaikan ketujuh minggu berturut-turut, rekor terpanjang sejak 2022.

Dikutip dari Reuters, Senin (14/8), Minyak mentah Brent berjangka naik 41 sen, atau 0,5 persen menjadi USD 86,81 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 37 sen, atau 0,5 persen menjadi USD 83,19.

Batu Bara

Harga batu bara terpantau naik pada penutupan perdagangan Jumat (11/8). Berdasarkan bursa ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak September 2023 naik 1,68 persen menjadi USD 154,10 per ton.

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) terpantau naik. Dikutip dari Bursa Malaysia, harga CPO untuk kontrak November 2023 naik 0,5 persen menjadi MYR 3.775 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Jumat (11/8). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup turun 0,9 persen menjadi USD 20.241 per ton.

Timah

Harga timah juga terpantau turun. Harga timah berdasarkan situs LME pada penutupan perdagangan Jumat ditutup turun 1,6 persen menjadi USD 26.457 per ton.


Sumber: Kumparan.com


#batubara #nikel #timah #minyakmentah #hargabatubaranaik #nikelturun

Posting Komentar untuk "Harga Batu Bara Naik, Nikel Turun Capai 0,9 Persen"