Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pegawai Forensik Ungkap Adanya Penggelapan Dana 'Mayat' di RSUD Raden Mattaher Jambi

 

Foto Istimewa

Pemayung.id -- Buntut dari penggelapan Dana Mayat yang diduga tidak disetorkan dan masuk ke rekening pribadi kepala ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, berbuntut panjang.

Betapa tidak, pasca viralnya di media sosial membuat seorang pegawai Forensik RSUD Raden Mattaher harus non job dari jabatannya.

Dugaan penggelapan Dana Mayat di RSUD Raden Mattaher ini sempat viral dengan video pengakuan seorang pegawai forensik RS milik Pemprov Jambi di akun instagram @Info_kabarjambi belum lama ini.

Dalam video berdurasi empat menit itu, seorang oknum ASN RSUD Raden Mattaher meminta pertolongan kepada Gubernur Jambi Al Haris agar mengungkap kecurangan anggaran di RS plat merah tersebut.

"Disini Saya sampaikan meminta kepada bapak gubernur Jambi, kepada bapak gubernur jambi Al Haris saya memobon sangat agar menurunkan tim audit dan investigasi ke RSUD Raden Mattaher Jambi," ungkap seorang ASN Forensik dalam video singkatnya di akun Instagram @Info_kabarjambi.

Dirinya juga menceritakan kronologis di nonaktifkannya ia dari jabatannya.

"Dikarenankan berita viral di akun instagram @Info_kabar_jambi yang menggunakan Dana RSUD kami bertiga bersama pejabat dan saya sebagai ASN saya datang."

"Saya heran kok uang Mayat masuk kedalam rekening pribadi Kepala Ruangan. Dan saya akhirnya di pindahkan," lanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan media ini.


(Red)


#Penggelapandana #RSUDradenmattaherjambi #penggelapandanamayat

Posting Komentar untuk "Pegawai Forensik Ungkap Adanya Penggelapan Dana 'Mayat' di RSUD Raden Mattaher Jambi"