Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Karyadi Sebut ATJ Tak Pernah Pungut Uang Sopir Batubara




Pemayung.id -- Ketua Asosiasi Transportir Batubara Jambi (ATJ), Karyadi, dengan tegas menepis isu yang menyebutkan pungutan sebesar Rp 50.000 dikeluhkan para sopir angkutan batubara di Jambi. 


Dikatakan Karyadi, pihaknya (ATJ, red) tidak pernah meminta pungutan kepada sopir melainkan kepada pengusaha tambang batubara. 


"Kita dari awal tidak pernah merencanakan untuk meminta kepada sopir sopir, jika ada sopir KSBARA yang diminta uang oleh anggota ATJ sebutkan mana sopir nya. Jangan grub sebelah menyebar berita berita hoax (bohong, red), " ungkap Karyadi melalui WhatsApp pribadinya, Selasa (26/09/2023). 


"Kami tidak pernah bertemu langsung dengan para sopir, kami langsung dengan bos bos nya la pengusaha tambang karena kami  Asosiasi Transportir  Jambi,"  sambungnya. 


Namun sayangnya saat ditanya soal rincian uang Rp 50 ribu per mobil yang totalnya hingga miliaran rupiah per bulannya dan kegunaannya apa saja dari uang pungutan tersebut, Ketua ATJ Karyadi malah tak meresponnya alias bungkam. 


Diketahui, polemik angkutan batubara di Jambi kerap kali terjadi. Selain dikeluhkan masyarakat karena tingkat kecelakaan lalu-lintas meningkat, dengan bebasnya angkutan batubara melewati jalan nasional juga membuat kemacetan serta banyak merenggut korban jiwa. 


(Redaksi)

Posting Komentar untuk " Karyadi Sebut ATJ Tak Pernah Pungut Uang Sopir Batubara"