Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kualitas Udara Kian Memburuk, Pemkot Jambi Akan Liburkan Anak Sekolah

Pemayung.id -- Kualitas udara di Kota Jambi semakin hari makin memburuk. Bahkan tampak juga kabut tebal yang menyelimuti, sehingga tak sedikit warga yang mengeluhkan sesak nafas.

"Saya dan anak-anak pada beberapa hari terakhir ini terasa agak sesak. Bahkan anak saya saat ini batuk. Mungkin karena udara baik pada pagi hingga malam hari tidak bagus," ungkap Ani, salah satu warga Kota Jambi.

Kondisi udara tidak sehat ini pun dibenarkan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi. 

"Hal tersebut berdasarkan hasil monitoring melalui alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang terletak di Tugu Keris dan Simpang Pulai, Kota Jambi," ungkap Kepala Dinas DLH Kota Jambi, Ardi. 

Dikatakan Ardi, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) hari ini dikategorikan sebagai sedang dengan nilai rata-rata mencapai 95.

"Pemantauan kualitas udara pada pagi ini menggambarkan perubahan yang signifikan dalam waktu yang singkat. Pukul 06.30 pagi, kondisi masih terpantau baik dengan kode warna hijau, namun, pada pukul 07.00 pagi, kualitas udara telah memburuk dan berubah menjadi kategori tidak sehat yang ditandai dengan warna merah. Situasi yang sama terjadi pada pukul 8 pagi, yang juga berada dalam kategori merah," Ardi memaparkan.


Hal ini pun langsung disikapi

Wali Kota Jambi Syarif Fasha. 

Ia mengatakan, dengan kondisi kualitas udara yang buruk di Kota Jambi.

"Saya imbau kepada seluruh warga Kota Jambi dan masyarakat yang masuk ke Kota Jambi untuk menggunakan masker. Terutama pada pagi hari,” kata Sy Fasha, dilansir dari Jambiekspres.bacakoran.co

Fasha menyebut bahwa kondisi ini merupakan imbas dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi disekitar wilayah Kota Jambi.

Pihaknya juga sudah melakukan persiapan dalam menghadapai kondisi kualitas undara yang memburuk ini.

“Opsi nantinya apabila kondisi ini meningkat. Vartikel PM nya membesar, maka kami akan membagikan masker pada masyarakat, meliburkan anak sekolah dan membuat himbauan melakukan WFH. Kita lihat kondisi udara dalam tiga hari ini, jika terus buruk maka dibuat himbauan,” ungkapnya.

Saat ini untuk pendidikan belum ada himbauan khusus, karena kondisi udara buruk baru hari ini (kemarin, red). 

"Tapi saya sudah sampaikan ke Diskominfo dan Disdik untuk mengadakan pertemuan. Dengan melihat kondisi cuaca untuk membuat hibauan,” tambahnya

Untuk pelayanan kesehatan kata dia, dirinya sudah menegaskan untuk tetap buka dan standby. Tetap memberikan pelayanan meskipun dalam kondisi jam istirahat.

“Kalaupun saat jam istirahat, jika ada pasien IGD maupun pasien kontrol terjadwal, harus ditangani. Jangan terkendala waktu istirahat dan libur sehingga pasien tidak ditangani. Khusus Rumah Sakit Abdul Manap dan RS HAS, jangan coba-coba IGD-nya menolak pasien,” pukasnya. 


(**/)

Posting Komentar untuk "Kualitas Udara Kian Memburuk, Pemkot Jambi Akan Liburkan Anak Sekolah"