Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dugaan Korupsi Kementrian Pertanian untuk Kepentingan Partai NasDem




Pemayung.id
-- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap dokumen rahasia sebanyak 165 halaman dengan label "Confidential Draft" yang menjadi sorotan dalam penggeledahan rumah dinas Menteri Pertanian pada Kamis, 28 September lalu. 


Dokumen tersebut mengungkapkan detil penyelidikan terkait dugaan korupsi yang melibatkan Syahrul Yasin Limpo (SYL).


Dokumen ini merinci hasil rapat internal KPK pada 16 Januari 2023, di mana dimulainya penyidikan terhadap SYL. Barang bukti gratifikasi, termasuk pembelian mobil mewah dan transaksi kartu kredit, terurai dalam pertimbangan hukum.

Analisis juga menyoroti potensi korupsi dalam penggunaan anggaran Kementerian Pertanian untuk kepentingan Partai Nasdem.


Penggeledahan tidak hanya mengarah ke rumah Menteri Pertanian, tetapi juga menemukan dokumen berlogo Visi Law Office di tempat lain, termasuk rumah Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian. KPK menyimpulkan bahwa tindakan ini merupakan perintangan penyidikan.


Tiga pengacara dari Visi Law Office, Febri Diansyah, Rasamala Aritonang, dan Donald Fariz, telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. 


Mereka mengklarifikasi kewenangan mereka sebagai advokat sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.


Febri dan Rasamala, yang sebelumnya memiliki peran dalam KPK, diangkat sebagai penasehat hukum oleh SYL, Kasdi, dan Hatta. 


Meskipun pernah menjadi "orang dalam" di KPK, mereka menegaskan bahwa dokumen tersebut dibuat sesuai dengan aturan hukum.


Dalam klarifikasi kepada tvOnenews.com, Febri Diansyah menyatakan bahwa layanan tersebut disebut sebagai "fraud and corruption risk assessment." 


Kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian diprediksi akan menjadi sorotan yang memakan waktu cukup panjang.


Sumber: siap.viva.co.id 

Posting Komentar untuk " Dugaan Korupsi Kementrian Pertanian untuk Kepentingan Partai NasDem"