Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Agar Pembangunan Terus, Jokowi : Pinjam Dulu Seratus




Pemayung.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantunkan pantun berseling guyonan saat bertemu 100 orang CEO di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jokowi berkata ada budaya di Kalimantan memulai pidato dengan pantun. Ia ingin mencoba membuka pidato dengan pantun di pertemuan itu.


"Ikan lohan, ikan gabus


Direndam dulu, baru diresbus


Supaya pembangunan maju terus


Pinjam dulu seratus," kata Jokowi mengundang tawa para CEO di IKN, Kamis (2/11).


Jokowi menjelaskan yang ia maksud "seratus" adalah 100 orang CEO dalam forum Kompas. Dia berkata tak selalu pernyataan yang ia sampaikan berkaitan dengan uang.


"Dikit-dikit uang, dikit-dikit duit. Ya memang duit itu perlu untuk membangun negeri ini," ucap Jokowi tertawa.


Ia melanjutkan dengan bercerita soal pemerataan pembangunan di balik IKN. Dia bercerita soal Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau.


Menurutnya, tidak semua orang tahu itu karena pembangunan berpusat di Jawa. Jokowi berkata pembangunan IKN membuka mata dunia bahwa Indonesia punya wilayah yang luas.



Jokowi mengatakan perlu pembangunan yang merata untuk memajukan Indonesia. Namun, pembangunan itu tak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah.


"Untuk membangunnya, pemerintah tidak bisa sendiri. Butuh peran semua dari kita, termasuk utamanya para pengusaha, para investor, pra CEO, termasuk bapak-ibu yang hadir di sini," ujar Jokowi.


Jokowi sebelumnya mengajak 100 orang CEO meninjau sejumlah pembangunan di IKN. Dia melakukan hal itu setelah menyatakan akan mengerem investasi asing di IKN.


Ia mengaku antusias investor semakin bertambah untuk ikut membangun di IKN. Menurutnya, nilai investasi di IKN yang sudah mulai pembangunannya mencapai Rp45 triliun.


Sumber: Cnn Indonesia

Posting Komentar untuk " Agar Pembangunan Terus, Jokowi : Pinjam Dulu Seratus"