Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berada di Urutan Buncit Hasil Survei Kompas, Kampanye Ganjar-Mahfud Tidak Kreatif?



Pemayung.id -- Hasil survei yang dilakukan Kompas kekinian menunjukan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang digadang-gadang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berada di urutan buncit dengan perolehan 15,3 persen.


Lantaran itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai pasangan nomor urut 3 itu harus bekerja keras mencari cara dan strategi kreatif agar bisa diterima pemilih pemula, milenial, dan gen z.


"Kampanye yang dilakukan harus ada diferensiasi atau pembeda dari capres lain. Ganjar-Mahfud harus kerja keras dan maksimal mencari skema dan format kampanye yang cocok dan kreatif dan memiliki diferensiasi dibandingkan capres lain," katanya di Jakarta, Senin (12/12/2023).


Dalam survei tersebut, Ganjar-Mahfud berselisih 10 persen dengan saingan terdekatnya, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang memeroleh 16,7 persen.


Sedangkan pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi puncak dengan 39,3 persen.


Hasil Survei Fluktuatif


Tak mau larut dalam suasana, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menilai, hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga sangat fluktuatif karena dipengaruhi banyak hal.


"Survei itu jadi alat ukur yang perlu kita perhatikan, tapi biasa lah pergerakan survei itu fluktuatif," katanya Baidowi santai.


Namun, ia meyakini dalam dua bulan mendatang akan ada situasi yang berbalik mempengaruhi elektabilitas. Momen tersebut salah satunya, debat capres-cawapres yang diselenggarakan KPU.


Awiek, sapaan Achmad Baidowi, mengatakan forum debat akan mendapatkan sorotan yang luar biasa dari masyarakat.


Sementara itu, Ketua Divisi Kampanye Nasional Bappilu DPP Partai Hanura Jimmy Charles Kawengian menyatakan menghormati hasil survei berbagai lembaga terkait elektabilitas capres-cawapres.


Hasil survei terakhir elektabilitas capres-cawapres, nantinya bakal dijadikan bahan introspeksi bagi tim internal Ganjar-Mahfud.


"Ini jadi pecutan bagaimana menaikan elektabilitas Ganjar. Seperti apa langkahnya, kami ada strateginya," katanya. (Antara)

Posting Komentar untuk " Berada di Urutan Buncit Hasil Survei Kompas, Kampanye Ganjar-Mahfud Tidak Kreatif?"