Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Parah! PT WKS dan Pemkab Tanjung Jabung Barat Acuhkan Keluhan Warga



Pemayung.id -- Lagi-lagi, perusahaan Sinarmas Gruop yakni PT. WKS disebut membuka kanal yang memicu ratusan hektar lahan perkebunan warga di Desa Bram Itam Kanan, Bram Itam Raya, dan Jati Emas di Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat tergenang oleh banjir kiriman.


Setidaknya, ratusan hektar perkebunan milik warga, termasuk Kelapa Sawit, Pinang, dan Kopi, terendam selama satu pekan terakhir dengan ketinggian air mencapai lebih kurang satu meter.


Faiqul Hafidz Alhuamid, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Bram Itam, mengungkapkan, “Selama satu pekan ini, aktivitas pertanian masyarakat di Kecamatan Bramitam terganggu karena kiriman air dari kanal lahan PT. WKS.”


Pihaknya, bersama perangkat desa setempat, telah melakukan pertemuan untuk mencari solusi terkait banjir yang merugikan masyarakat tersebut. Namun, hingga kini, keluhan masyarakat tampaknya diabaikan oleh pihak pemkab dan perusahaan.


Faiqul menyoroti kurangnya respons dan kepedulian dari pihak pemkab dan perusahaan terhadap keluhan masyarakat yang terjadi sebagai masalah tahunan.


“Sudah hampir satu pekan air kiriman dari kanal PT. WKS memenuhi perkebunan masyarakat kita, sebagian besar perkebunan sawit, pinang, dan kopi. Banyak kebun yang rusak terdampak limpahan air dari perusahaan ini, dan jika ini terus berlanjut, pastinya akan merugikan masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.


Humas PT WKS, Taufik saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui masalah itu. Ia sedang mengecek informasi tersebut.


“Belum tahu soal masalah banjir itu. Sedang kami cek,”singkatnya.


(JambiLink)

Posting Komentar untuk " Parah! PT WKS dan Pemkab Tanjung Jabung Barat Acuhkan Keluhan Warga"