Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asisten N Warga Legok Kota Jambi Bantah Lakukan Penipuan



JAMBI -- Asisten NS warga Kelurahan Legok RT 12, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Yuni membantah telah melakukan penipuan terhadap Puput warga Rajawali, Jambi Timur. 


Menurut Yuni, apa yang disampaikan oleh Puput adalah tidak benar. Karena kata dia hingga saat ini tidak ada laporan Puput di Polda Jambi. 


"Sampai saat ini tidak ada laporan Puput di Polda Jambi dan apa yang disampaikan Puput sebelumnya adalah tidak benar," kata Yuni, Jumat (23/02/2024). 


Yuni tetap menyebutkan bahwa Puput telah menerima uang keuntungan sebesar Rp 15 juta sebanyak 10 trip dengan total keseluruhan sekitar Rp 150 juta. 


Namun, saat ditanya apakah ada bukti transaksi atau transfer uang yang dimaksud (Rp 15 juta per trip dengan total Rp 150 juta, red)? Yuni hanya menjawab ada tanpa menunjukkan bukti. 


Nah, pernyataan Yuni tersebut langsung kembali dibantah Puput. Menurut Puput, ia telah melakukan pengaduan perkara dugaan penipuan itu ke Polda Jambi. 


"Kami sudah mengadukan hal ini ke Polda Jambi dan ada juga yang lainnya melaporkan hal serupa di Polda Jambi. Sekarang begini saja ayo kita berbicara dengan menunjukkan bukti dan data. Jangan hanya sekedar berbicara tanpa bukti," kata Puput. 


Lebih lanjut, Puput hanya meminta kepada Nova Susanti agar mempunyai etikad baik untuk mengembalikan sisa uang nya. 


"Sekarang gini anggaplah kami meminjamkan modal tanpa bunga dengan Nova, tapi tolong dikembalikan lah sisa uang saya setelah saya total keseluruhan ada sekitar Rp 100 juta lebih lagi, jangan hanya berjanji terus," ungkap Puput. 


Sebelumnya terdapat juga laporan di Polda Jambi dengan permasalahan yang sama oleh Siti Fatimah pada 21 Januari 2024 dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/20/I/2024/SPKT Polda Jambi tentang dugaan penipuan dan penggelapan. 


Diketahui sebelumnya, Nova diduga telah melakukan penipuan dengan berkedok investasi bisnis rokok kepada Puput Mandalika warga Kelurahan Rajawali, Jambi Timur, Kota Jambi. Dengan total kerugian yang dialami Puput hingga ratusan juta rupiah. 


Diceritakan Puput sebelumnya, semua berawal pada September 2023 lalu. Ia diimingi oleh Nova dengan keuntungan yang besar tiap bulan nya. Melihat janji manis tersebut, dirinya pun tanpa berfikir panjang mentransfer uang ke rekening bank milik Nova sebesar Rp 190 juta. 


"Pada bulan 9 tahun lalu saya transfer ke Nova sebesar Rp 190 juta untuk berinvestasi di bisnis rokok milik Nova. Dan saya transfer kembali sebesar Rp 10 juta biar pas Rp 200 juta kata Nova," ungkap Puput Mandalika, Kamis (22/02/2024). 


Namun hingga beberapa bulan kemudian, kata Puput, setelah tak sesuai perjanjian, dirinya meminta kepada Nova untuk menarik semua uangnya sebesar Rp 200 juta. Bukan mendapatkan uang tersebut, Nova malah memaksanya untuk menandatangani surat perjanjian agar uang miliknya dikembalikan dengan cara dicicil tiap bulannya. 


"Waktu itu Nova malah ngancam untuk menandatangani perjanjian agar uang saya dicicil tiap bulan sebesar Rp 2 juta. Saya pun menolak, dan melalui Yuni asistennya, Nova pernah berjanji akan mengembalikan uang saya Rp 200 juta usai dirinya mendapatkan pinjaman atau pencairan dari Bank. Namun hanya janji belaka," kata Puput. 


Melihat Nova yang hanya mempermainkan dirinya, Puput pun langsung melaporkan Nova bersama asisten nya Yuni ke Mapolda Jambi. 


"Saya sudah buat laporan ke Polda Jambi, saya hanya mau uang saya kembali," ucapnya. 


(Redaksi)

Posting Komentar untuk " Asisten N Warga Legok Kota Jambi Bantah Lakukan Penipuan"