Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dinilai Lalai, Komisioner KPU Provinsi Jambi Dilaporkan ke Bawaslu



JAMBI --- Bawaslu Provinsi Jambi kembali menerima laporan terkait adanya dugaan kecurangan dalam penghitungan suara pada Pemilu serentak 14 Februari 2024 lalu. Kali ini giliran Komisioner KPU Provinsi Jambi yang menjadi terlapor. 


Komisioner KPU Provinsi Jambi, sebagai pihak penyelenggara pemilu dinilai yang bertanggungjawab atas adanya kecurangan atau kelalaian oknum KPPS dalam penghitungan suara di TPS. 


"Kami melaporkan Komisioner KPU Provinsi Jambi ke Bawaslu, karena menurut saya KPU sebagai penyelenggara pemilu harus bertanggungjawab atas permasalahan yang terjadi di tingkat TPS saat penghitungan suara," ungkap Yunizar Dunda, Direktur Pemenangan Caleg DPR RI nomor 4 Letjen. TNI (Purn) Agus Suhardi, dalam hal ini sebagai pelapor. 


Pelaporan Komisioner KPU Provinsi Jambi ke Bawaslu tersebut berawal dari adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan Anggota KPPS di TPS 04 Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. 


Pelanggaran tersebut, dikatakan Yunizar Dunda, Direktur Pemenangan Caleg DPR RI nomor 4 Letjen. TNI (Purn) Agus Suhardi, tim nya mendapati adanya perbedaan jumlah suara pada Plano dan C1 hasil. 


"Kami mendapatkan bukti hasil rekapan suara Caleg nomor 4 mendapatkan 27 suara dalam C Plano, namun dalam rekapan C hasil berubah menjadi 0, berpindah ke Caleg PDIP nomor 3 Ikhsan Yunus. Yang dalam penghitungan sebelumnya mendapatkan 0 suara," kata Yunizar. 




Foto hasil perhitungan suara pada Plano di TPS 04 Penyengat Rendah, Telanaipura





Foto hasil perhitungan suara di C1 Hasil TPS 04 Penyengat Rendah, Telanaipura


Dengan temuan tersebut, Yunizar langsung melaporkannya untuk membuat surat pengaduan ke Bawaslu Provinsi Jambi. 


"Kita minta kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini pihak KPU harus bertanggungjawab atas kesalahan fatal yang dilakukan oleh pihak KPPS," tegasnya. 


Dirinya meminta kepada Bawaslu Provinsi Jambi harus bersikap tegas dan menindaklanjuti temuan tersebut. Karena menurutnya kemungkinan besar hal ini terjadi tidak hanya di TPS 04 Telanaipura saja. 


"Minta tolonglah ditindaklanjuti, karena ini sudah terbukti melanggar hukum. Apakah benar ini ada permainan KPU dengan Caleg PDIP nomor urut 3 Ikhsan Yunus. Mungkin bukan hanya ini saja, mungkin juga ada lagi yang lain," sebut Yusnizar. 


Komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, Ari langsung menanggapi laporan tersebut. Dikatakan Ari, Bawaslu akan melakukan pengecekan kotak suara saat rapat Pleno Kecamatan. 


"Kita nunggu Pleno kecamatan, jadi belum bisa kita proses sekarang. Karena masih adanya kesalahan sistem dari Sirekap. Maksud saya permasalahan ini akan menjadikan bahan kami di pleno," kata Ari. 


Bukti yang dilaporkan ini akan dibawa saat dimulainya rapat pleno kecamatan. Kata Ari, pihaknya akan melakukan pengecekan khusus suara DPR RI dari PDIP


"Karena akan kita selesaikan semua permasalahan ini di pleno kecamatan. Nanti apabila terbukti data ini benar adanya, akan kita lakukan tindakan pidana," tegasnya. 


Melihat laporan kesalahan KPPS dalam pemindahan hasil suara dari Plano ke C1 hasil tersebut membuat Bawaslu Provinsi Jambi pun tampak kebingungan dan geleng-geleng melihat hal ini bisa terjadi. 


"Kami akan menindaklanjutinya," tukas Yatno. 


(Wandi)

Posting Komentar untuk " Dinilai Lalai, Komisioner KPU Provinsi Jambi Dilaporkan ke Bawaslu"