Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kondisi Jalan Provinsi "Hancur Lebur", Kinerja Dinas PUPR Provinsi Jambi Dipertanyakan?



JAMBI -- Lagi lagi akibat lambannya kenirja Dinas PUPR dalam melakukan perbaikan, menyebabkan kemacetan panjang yang diakibatkan  parah atau rusaknya kondisi jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi kembali terjadi di Kabupaten Tanjungjabung Timur. 


Kali ini giliran kawasan Desa Lambur 1, Kecamatan Sabak Timur menuju Kecamatan Rantau Rasau yang kondisi jalannya rusak parah. Sehingga menyebabkan kemacetan panjang selama 12 jam. 


Dilansir dari VIVA, tampak lobang lobang besar hampir memenuhi badan jalan dari Lambur menuju arah Rantau Rasau. Tak hanya truk bermuatan sawit, mobil pribadi dan pengendara motor pun sangat berhati hati sekali saat melintasi jalan tersebut agar tidak amblas atau terbalik. 


Sontak hal inipun membuat warga di sekitar lokasi juga merasa gelisah dan resah dengan jalan rusak yang menyebabkan kemacetan panjang setiap hari. 


Supri, pengendara mobil truk sangat marah dan kecewa terhadap Pemerintah Provinsi Jambi lantaran membiarkan jalan rusak. ia berencana menuju Kecamatan Nipah Panjang, justru terjebak macet akibat truk pengangkut sawit terbalik dan ada juga truk tidak bisa jalan akibat masuk lobang di jalan rusak.


"Saya harapkan Gubernur Jambi perhatikan masyarakat di Tanjabtim yang sudah terjebak macet akibat Jalan milik Pemprov rusak parah di Lambur hingga ke Rantau Rasau," ungkapnya. 


Ia juga mengatakan, para sopir mobil yang terjebak macet ada juga yang tidur di dalam mobil sambil menunggu antrean jalan mobil karena saat melintasi jalan rusak, selalu ada mobil terpuruk di jalan rusak. 


"Para sopir mobil ada juga yang tidur dalam mobil sambil menunggu antrean jalan, namun saat tepat di jalan rusak mobil selalu terpuruk," ujarnya.


Begitu juga Revan, sopir truk yang membawa sawit justru terbalik di jalan rusak dan berlobang besar. Ia yang rencana membawa sawit ke PT justru harus menahan sabar di lokasi jalan rusak dan ia pun sanggup menahan ngantuk demi membawa sawit.


"Mobil sawit saya terbalik dari Kamis dini hari, 8 Februari 2024 sekitar pukul 03.00 WIB hingga Kamis siang sekitar pukul 13.30 Wib dan hari ini masih macet parah," tuturnya.


Ia menyebutkan, akibat jalan rusak, ekonomi masyarakat sangat terganggu sekali akibat macet jalan dan ia berharap jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi diperhatikan dan diperbaiki sehingga masyarakat tidak antri macet dan mobil terbalik.


Begitu juga Revan, sopir truk yang membawa sawit justru terbalik di jalan rusak dan berlobang besar. Ia yang rencana membawa sawit ke PT justru harus menahan sabar di lokasi jalan rusak dan ia pun sanggup menahan ngantuk demi membawa sawit. 


"Mobil sawit saya terbalik dari Kamis dini hari, 8 Februari 2024 sekitar pukul 03.00 WIB hingga Kamis siang sekitar pukul 13.30 Wib dan hari ini masih macet parah," tuturnya. 


Ia menyebutkan, akibat jalan rusak, ekonomi masyarakat sangat terganggu sekali akibat macet jalan dan ia berharap jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi diperhatikan dan diperbaiki sehingga masyarakat tidak antri macet dan mobil terbalik. 


"Ini jalan sangat parah sekali, tolonglah diperbaiki, akibat jalan rusak, akses ekonomi masyarakat ke Jambi dan ke nipah panjang terganggu," terangnya. 


Terpisah, salah satu Ketua RT di Lambur,  Sakaria saat dikonfirmasi membenarkan jalan rusak parah tepat di depan rumahnya sudah satu bulan, namun tidak kunjung diperbaiki pemerintah. Ia pun setiap hari melihat mobil pribadi dan truk macet panjang akibat mobil terpuruk akibat masuk lobang dan terbalik.


"Jalan menuju Rantau Rasau ini sangat parah sekali yang merupakan milik Provinsi Jambi dan saya berharap diperbaiki agar tidak macet mencapai 12 jam," katanya.


Nah, kemanakah Dinas PUPR Provinsi Jambi?? sehingga tak adanya upaya perbaikan jalan Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjab Timur. 


(VivaCoID/ Wandi)

Posting Komentar untuk "Kondisi Jalan Provinsi "Hancur Lebur", Kinerja Dinas PUPR Provinsi Jambi Dipertanyakan? "