Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Miris, Pemkot Jambi Tolak dan Acuhkan Keluhan Warga Jambi Timur



JAMBI -- Memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, biasanya kewajiban untuk setiap daerah. Karena pelayanan publik menjadi sentral utama dalam pemerintahan baik provinsi maupun tingkat kabupaten / kota.


Namun tidak untuk Pemerintah Kota Jambi. Hampir semua OPD yang tidak peka atau lelet dalam memberikan pelayanan terpadu terhadap masyarakat. 


Seperti yang dialami Herman, salah satu Ketua RT di Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Ia mengaku telah beberapa kali ditolak oleh Dinas Tata Ruang dan Perumahan Rakyat Kota Jambi saat melaporkan adanya lampu penerangan jalan yang padam sejak bulan puasa ini. 


"Saya telah beberapa kali melaporkan dengan datang langsung ke Dinas Tata Ruang Kota Jambi di Kota Baru untuk melaporkan agar lampu penerangan jalan yang telah lama padam untuk diperbaiki," ungkap Herman. 


Tapi, kata Herman, meskipun dirinya telah meminta tolong kepada pejabat yang bersangkutan (Dinas Tata Ruang, red) namun tetap saja tidak digubris. 


"Hampir 4 kali saya ke kantor Dinas Tata Ruang, yang buat saya perihatin dan sedih apa yang saya keluhkan tidak digubris oleh mereka. Entah apa yang ada dipikiran mereka," kata Herman. 


Melihat hal ini, ia merasa sangat kecewa dengan pelayanan Pemerintah Kota Jambi yang sejak dulu hingga saat ini menurutnya tidak pernah mementingkan masyarakat kecil. 


"Sejak dulu tidak pernah berubah, selalu saja laporan yang disampaikan tidak pernah digubris oleh Pemkot Jambi. Kami mau bukan hanya pembangunan tapi tolong juga dengar kan keluhan kami rakyat kecil ini."


"Sejak lampu penerangan jalan padam, kami masyarakat ketika hendak mau ke Masjid jalanan jadi gelap. Apalagi sekarang bulan puasa yang mana masyarakat banyak sholat tarawih," jelas Herman. (Red)

Posting Komentar untuk "Miris, Pemkot Jambi Tolak dan Acuhkan Keluhan Warga Jambi Timur"