Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belasan PKL di Depan RSUD Raden Mattaher Jambi Minta Belas Kasihan Gubernur Al Haris



JAMBI -- Pedagang kaki lima (PKL) di depan RSUD Raden Mattaher Jambi meminta kepada Gubernur Jambi Al Haris agar tidak mematikan nafkah pencarian mereka. 


Hal ini dikarenakan adanya surat pemberitahuan dari pihak manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi agar belasan PKL dilarang untuk berjualan lagi disekitar area parkir yang baru saja selesai dibangun di depan RSUD. 


Nova, salah satu pedagang mengatakan, keputusan pihak RSUD Raden Mattaher Jambi yang mengusir mereka tersebut sangat menyakitkan. Karena sama saja dengan mematikan mata pencahariannya untuk menghidupi keluarga. 


"Kami ada belasan PKL diminta pihak RSUD Raden Mattaher untuk mengosongkan lokasi jualan pada 3 Maret besok. Ini sama saja membunuh kami rakyat kecil," ungkap Nova. 


Seharusnya, kata Nova, Gubernur Jambi Al Haris harus membantu mereka menyediakan tempat yang layak untuk berjualan seperti kantin sosro yang ada di depan Masjid RSUD. 


"Bukan menyediakan tempat, ini malah kami diusir pihak rumah sakit, kami ini bukan mencari kaya Pak Gubernur cuma mencari sesuap nasi. Kalau bisa kami dibuatkan tempat seperti kantin sosro disini bukan diusir. Kami bayar sewa perbulan pun tak masalah kepada pihak RSUD Raden Mattaher," ucapnya. 


Lebih lanjut, Nova selaku perwakilan dari belasan PKL meminta Gubernur Jambi agar bisa mendengarkan jeritan rakyat kecil yang hanya ingin bertahan hidup. 


"Tolonglah pak Gubernur Jambi bantu kami, karena manajemen RSUD Raden Mattaher saat ini tidak pernah memikirkan nasib warga kecil. Jangan bunuh kami dekat lebaran ini," tukasnya. (Red)

Posting Komentar untuk "Belasan PKL di Depan RSUD Raden Mattaher Jambi Minta Belas Kasihan Gubernur Al Haris"